Hai pembaca, ketemu lagi dengan bagian ke-2 dari MENCOBA BISNIS INTERNET. Saya ingin berbagi lagi dengan Anda tentang apa yang saya dapat dari kegagalan yang saya alami.
Mungkin kelihatannya saya ingin pamer atau narsis (terserahlah istilahnya..). Hanya saja saya ingin agar Anda tidak bingung seperti yang saya alami. Bagaimana tidak bingung? Pekerjaaan internet marketing merupakan hal yang baru buat kita (sebagai orang Indonesia), sudah itu masih sedikit yang terjun dalam bisnis ini. Tambah lagi dunia internet dikenal juga dengan dunia maya, tentunya bisnis yang di dalamnya tidak kelihatan bentuknya, hasilnya ataupun sistem kerjanya.
Faktanya, banyak loh, orang yang terjun dalam bisnis ini mengalami banyak kerugian baik materiil (waktu, tenaga, uang) maupun immateriil (emosi, korban perasaan).
Baiklah, langsung saja pada intinya, saya ingin mengutarakan hikmah dari kegagalan yang saya dapat:
Mungkin kelihatannya saya ingin pamer atau narsis (terserahlah istilahnya..). Hanya saja saya ingin agar Anda tidak bingung seperti yang saya alami. Bagaimana tidak bingung? Pekerjaaan internet marketing merupakan hal yang baru buat kita (sebagai orang Indonesia), sudah itu masih sedikit yang terjun dalam bisnis ini. Tambah lagi dunia internet dikenal juga dengan dunia maya, tentunya bisnis yang di dalamnya tidak kelihatan bentuknya, hasilnya ataupun sistem kerjanya.
Faktanya, banyak loh, orang yang terjun dalam bisnis ini mengalami banyak kerugian baik materiil (waktu, tenaga, uang) maupun immateriil (emosi, korban perasaan).
Baiklah, langsung saja pada intinya, saya ingin mengutarakan hikmah dari kegagalan yang saya dapat:
- Cara berpikir (mindset). Saya atau Anda tentunya setuju, bahwa bisnis adalah uang. Sekali terjun dalam bisnis kita inginkan hasil yang cepat. Hal ini ternyata masih jauh dari harapan yang saya inginkan. Sudah ditulis dalam catatan saya kalau dalam jangka waktu beberapa bulan sudah dapat hasil, kenyataannya tidak. Hal yang lain adalah saya anggap sepele untuk melakukan bisnis internet ini. Merasa bahwa sudah jago dan dengan hanya mengikuti arahan dari pengelola bisnis, saya santai saja. Tidak ada rasa commit yang dalam untuk meningkatkan kemampuan bisnis saya.
- Mental. Kata yang tepat apakah "Mental atau Mental (kayak per)" ? Dua-duanya menurut saya berujung pada satu hal yaitu daya tahan/ resistant. Ya betul. Pada saat saya melihat kegagalan di depan saya, jujur saja saya langsung berpikir macam-macam dan kebanyakan malahan yang negatif. Korban penipuan, saya tidak cocok di bisnis internet, saya tidak punya bakat bisnis atau apalah. Hal ini yang membuat saya ragu untuk terus maju.
Itulah beberapa kelemahan saya, tentunya saya ingin mengajak Anda (+ saya juga) untuk melihat seberapa besar keinginan untuk sukses, ilmu yang kita miliki untuk sukses, dan sekuat apa kita menghadapi kegagalan yang pasti diakhiri dengan keberhasilan. Bagi Anda yang memiliki salah satu dari yang saya uraikan di atas, jangan takut, ragu !!! Anda belum terlambat. FIX IT NOW WITH FULLY COMMITMENT

0 komentar:
Posting Komentar